Rabu, 03 September 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

Ratusan Gadis Cilik Ikuti Audisi Aku Princess

Nenden Sekar Arum   -   Sabtu, 14 September 2013, 13:50 WIB

BERITA TERKAIT

Bisnis.com, JAKARTA - Ratusan gadis cilik dari berbagai daerah di Jakarta dan sekitarnya mengikuti audisi 'Aku Princess' di studio RCTI Kebon Jeruk, Jakarta, Sabtu (14/9/2013).

Aku Princess merupakan program pencarian bakat baru untuk anak-anak. Dalam program ini dicari para princess cilik yang akan menjadi idola keluarga Indonesia.

Para peserta audisi merupakan anak-anak yang memenuhi persyaratan, antara lain anak perempuan, berusia 3-5 tahun (sebelum Desember 2013).

Para peserta diharuskan menunjukkan talenta yang mereka miliki, mulai dari kemampuan modelling, menyanyi, akting, menari bermusik dan sebagainya.

Setelah peserta lulus audisi, mereka bakal dikarantina bersama dengan orangtua atau walinya dan mendapatkan berbagai pelatihan.

Selain itu mereka juga akan melakukan banyak kegiatan sampai akhirnya bisa tampil di panggung Aku Princess.

Produser Aku Princess RCTI Dede Akbar menjelaskan peserta yang lolos tahap audisi akan mengikuti karantina selama 2-4 bulan.

Selama proses audisi, karantina, hingga final, para peserta akan terus didampingi oleh ibu atau wali mereka masing-masing.

"Para princess cilik akan menunjukkan kepada Indonesia bahwa mereka juga dapat bersinar dan membuat orang dewasa pun terpukau,” paparnya.

Audisi Aku Princess akan diselenggarakan hingga Minggu (15/92013) di Studio 1 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta.

Untuk menjadi peserta dapat membawa formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap ke tempat audisi atau mendaftar langsung di tempat audisi.

Peserta juga harus membawa foto seluruh badan dan close up wajah terbaru berukuran post card. (ra)


Editor : Rustam Agus

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.