Jum'at, 25 Juli 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

FATIN LUBIS: Tinggalkan Agnes, Bruno Mars bakal gaet Fatin?

Bastanul Siregar   -   Senin, 28 Januari 2013, 08:27 WIB

BERITA TERKAIT

JAKARTA: Kepincutnya Bruno Mars terhadap Fatin Shidqia Lubis, peserta ajang pencarian bakat nyanyi X Factor Indonesia, memicu spekulasi ditinggalkannya Agnes Monica, yang sebelumnya digadang-gadang berduet dengan Bruno.

Kabar kolaborasi Agnes dan Bruno muncul November lalu, setelah Agnes mengunggah fotonya bersama bersama penyanyi internasional asal Amerika Serikat itu, seraya menulis, “Earlier today…” sambil me-mention akun twitter Bruno.

Sayang, hingga kini aksi pamer Agnes tersebut tidak ada kelanjutannya, sampai kemudian muncul Fatin Lubis, yang beberapa videonya, saat membawakan Grenade milik Bruno di X Factor Indonesia, diunggah  di situs resmi Bruno Mars, www.brunomars.com.

Menariknya, video-video yang diunggah ke situs Bruno itu dibanjiri berbagai pujian. Begitu pula dengan video resmi lagu Grenade milik Bruno di Youtube, yang ditonton lebih dari 282 juta kali tak lama setelah Fatin menyanyikan lagu tersebut.

Beberapa komentar yang muncul di kedua video itu juga terang-terangan meminta agar Bruno, penyanyi yang populer dengan single 'Just the way you are' ini, berkolaborasi dengan Fatin. Sayang, belum ada tanggapan resmi atas hal ini.

Bruno sendiri pernah menggelar konser di Jakarta pada April 2011. Itu merupakan konser pertamanya. Menurut promotornya, Adris Subono dari Java Music Indo, ketika itu tiket konser tersebut ludes hanya dalam waktu 7 jam. (Bsi)


Editor : Bastanul Siregar

Siapa peraih GRAND PRIZE 1 UNIT MOTOR Tebak Skor & Juara Brasil 2014? Klik DI SINI!.
 

THR dari Bisnis Indonesia: Berlangganan ePaper seumur hidup hanya Rp10 juta. Terbatas hingga 31 Juli, klik DI SINI!.

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.